Jumat, 28 Desember 2007

all about UKKI UNIPA Surabaya

All About UKKI UNIPA Surabaya

DASAR PEMIKIRAN

1.“Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (TQS. Ash-Shof: 4).
2.“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali agama dan janganlah kamu bercerai-berai.” (TQS. Ali Imran: 103).
3.“Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya.” (TQS Al-Maidah: 2).
4.“Maka disebabkan rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranna kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila mereka telah membulatkan tekad, maka bertakwalah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya.” (TQS Ali Imran: 159).

UKKI UNIPAS
Lembaga ini merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di lingkungan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya, yang merupakan wadah bagi seluruh mahasiswa muslim UNIPA Surabaya dalam menggali dan mengembangkan ilmu agama Islam secara komprehensif.
Disamping itu, lembaga ini juga merupakan sarana bagi mahasiswa untuk belajar tentang organisasi dan kepemimpinan, yang diharapkan bisa mencetak mahasiswa yang tidak hanya mampu di bidang akademis (hard skill) tetapi juga mampu dalam bersosialisasi dengan masyarakat (soft skill).
UKKI UNIPA Surabaya merupakan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang mempunyai tanggung jawab terhadap islamisasi kampus, dalam artian menjaga dan melindungi kampus (mahasiswa muslim) dari aktifitas-aktifitas yang tidak islami untuk dibawa kepada aktifitas-aktifitas yang di ridhai Allah SWT, yaitu aktifitas Islam.

Sejarah UKKI UNIPA

Bermula dari sebuah keinginan oleh beberapa mahasiswa muslim IKIP PGRI Surabaya (UNIPA kala itu) pada tahun 1980-an untuk mengumpulkan seluruh mahasiswa muslim untuk saling silah ukhuwah (silaturrahim), maka dipandang perlu untuk mendirikan sebuah wadah atau lembaga dalam menampung mahasiswa IKIP PGRI Surabaya dalam menyalurkan ide dan kreatifitas mereka, sehingga terbentuklah sebuah lembaga muslim pada tahun 1986 yang bernama Remaja Musholla Kampus (RMK) IKIP PGRI Surabaya.

Dalam perjalanannya seiring dengan tumbuh kembangnya lembaga tersebut, maka pada tahun 1994, Remaja Musholla Kampus di ganti dengan Unit Kegiatan Kerohanian Islam(UKKI).
Setelah tumbangnya rezim orde baru pada tahun 1998, aktifitas Lembaga Dakwah Kampus (LDK) termasuk UKKI UNIPA Surabaya sedikit lebih bernafas bebas, pasalnya selama ORBA memimpin aktifitas dakwah kampus selalu mendapat tekanan dan aktifitas dakwah masih dikontrol rezim tersebut.



A. VISI
Menjadi acuan gerakan dunia kampus dalam membangun sumberdaya manusia berkepribadian Islam yang mampu melakukan perubahan sosial menuju kehidupan yang Islami.

B. MISI
1.Melakukan pembinaan dan pengkaderan mahasiswa muslim UNIPA dengan aqidah Islam yang murni dan lurus.
2.Membangun dan menguatkan soliditas jaringan antar aktivis dakwah kampus.
3.Membina dan memberdayakan peran dakwah kampus secara lebih optimal.
4.Mengopinikan perubahan sosial menuju penerapan syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan.
5. Menggalang ukhuwah dan kerjasama dengan organisasi-organisasi dakwah kemahasiswaan di luar kampus dalam upaya pengembangan kader-kader dakwah berkualitas.

C. TUJUAN
1.Tujuan dari segala tujuan usaha (ghoyatul ghoyah) adalah semata-mata untuk memperoleh keridhoan Allah SWT.
2.Li I’lai kalimatillah fil ardl (untuk menegakkan kalimatillah di muka bumi)
3.Terbentuknya jama’atul hamlid dakwah Islam yang haq.
4.Terbentuknya kader-kader pengemban dakwah bersyakhshiyah Islamiyah yang tangguh dan mampu menggerakkan proses perubahan sosial di lingkungan kampus.

D. BUDAYA ORGANISASI
1.Berkomitmen penuh pada perjuangan.
2.Memiliki kesadaran ruhiah dalam setiap aktivitas dengan pandangan visioner untuk mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah
3.Berjuang dengan sungguh-sungguh mengarahkan segenap kompetensi dalam dakwah secara optimal
4.Evaluasi tindakan dan senantiasa melakukan perbaikan
5.Kesadaran untuk senantiasi meningkatkan kapasitas diri.
6. Memiliki tradisi berpikir dan bertindak secara konsepsional.

E. POLA PEMBINAAN DAN PENGKADERAN

1.Melakukan pembinaan secara terarah dan bertahap terhadap mahasiswa kampus. Pembinaan ini meliputi pola pembinaan umum, pola pembinaan khusus, dan pola pembinaan kelembagaan.

Pola Pembinaan Umum
Pembinaan yang dilakukan terhadap mahasiswa secara umum, dalam hal ini memperkenalkan ide-ide Islam, meningkatkan rasa mahbbah (kecintaan) terhadap kehidupan Islam dan perjuangannya, sehingga siap menerima dakwah dan menjadi musa’idin (pendukung). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada pola ini bersifat umum, menyeluruh, terbuka, dan dari segi materi lebih banyak berkaitan dengan problem-problem yang aktual.

Pola Pembinaan Khusus
Pembinaan yang dilakukan terhadap para aktivis BKLDK dan bersifat lebih mendalam dengan tujuan pematangan kader-kader umat (rijalud dakwah). Kegiatannya meliputi:

- pembinaan wawasan aqliyah islamiyah; yaitu peningkatan pemahaman terhadap pemikiran dasar Islam dan azas-azas hidup islami, pemahaman terhadap nidzomul Islam (sistem hidup Islam) dari berbagai seginya, pemahaman terhadap tsaqofah dasar islami (al-lughatul arabiyah, ‘ulumul Qur’an, ‘ulumul Hadist, dan ushul fiqh), serta pemahaman terhadap segala bentuk pemikiran asing yang tersebar di tengah-tengah masyarakat untuk dipahami kebobrokan- kebobrokan dan kesesatannya agar dapat menyelamatkan umat dari tipu dayanya.

- pembinaan nafsiyah islamiyah (nuansa hidup islami); yaitu meningkatkan kejiwaan terhadap taqwallah, yaitu hubungan kehambaan (idrok sillah billah) hingga dicapai sifat mukhlisin (ikhlas, tawadlu’, zuhud, dan rahmah). Dengan cara menyeru pelaksanaan tiap-tiap yang telah dipelajarinya serta peningkatan ibadah sunnah sebagai amalan-amalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pola Pembinaan Kelembagaan
Melakukan penataan dan pemantapan lembaga sebagai pusat aktivitas dakwah. Meningkatkan sistem komunikasi dan manajemen kegiatan yang teratur, terarah dan mantap, dengan mengembangkan evaluasi kontrol terpadu. Melakukan usaha-usaha pengembangan fungsi dan peran lembaga secara lebih luas serta mengintegralkan di kalangan masyarakat kampus. Meningkatkan hubungan kerja sama dengan lembaga dakwah Islam atau orang-orang yang seperjuangan lainnya dalam rangka memacu dakwah Islam.

2.Melaksanakan kegiatan komunikasi antar Lembaga Dakwah Kampus yang tergabung dalam BKLDK, demi terciptanya gerak dakwah yang teratur, terpadu, dan saling menguatkan, untuk mencapai kekuatan gerak dakwah secara global. Dengan cara melaksanakan berbagai kegiatan bersama, diantaranya Forum Komunikasi, Forum Pendalaman Pemahaman Islam, Studi Islam Intensif, Muhibah/ Studi Komparasi, Pelatihan Manajemen Dakwah Kampus, tukar-menukar informasi, dan bulletin/ jurnal. Mengenai tata komunikasi kegiatan bersama untuk selanjutnya diatur dalam pola komunikasi BKLDK.

Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada (agama) Allah, menegrjakan amal shalih, dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang muslimin.” (TQS. Fushilat : 33)

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka diseru kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) diantara mereka, ialah ucapan, “Kami mendengar dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (TQS. An Nur : 51)

1 komentar:

faisol mengatakan...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Benarkah Kita Hamba Allah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/